www.babadnews.com
Otonomi | Pekanbaru | Rohil | Opini | Indeks
Lahan Diduga Diserobot Ratusan Hektare, Masyarakat Rohul Demo di Kejati Riau
Selasa, 06 September 2022 - 07:33:05 WIB
TERKAIT:
   
 

PEKANBARU (BABADNEWS) - Masyarakat Rokan Hulu mendatangi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau untuk melaporkan dugaan penyerobotan lahan di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) Kalam Ampaian Bonang, Desa Lubuk Napal, Kecamatan Rambah Samo, Senin (5/9/2022).

Koordinator Lapangan, Alirman menuding bahwa ada seorang oknum yang diduga melakukan penyerobotan lahan seluas ratusan hektare tersebut.

"Sebanyak 311 hektare lahan yang diduga diserobot oleh oknum bernama Dewi Angraini yang menggunakan Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) yang kami duga itu palsu," kata Alirman.

Masyarakat Rokan Hulu juga tidak mengetahui identitas pasti dari oknum tersebut, namun saat dilakukan pendataan lahan, nama Dewi Angraini selalu disebut sebagai pemilik lahan.

"Kami juga tidak tahu siapa itu Dewi Angraini. Tapi setiap kali kami tanya itu tanah siapa, pasti orang lainnya bilang tanha milik Dewi Angraini," sebutnya dilanssir cakaplah.com.

"Kami ingin keadilan terhadap tanah kami yang sejak tahun 2006 dirampas. Semoga Pak Kapolda dan Pak Kajati mendengarkan curhatan kami," harapnya.

Selain itu, mereka juga menduga adanya eksploitasi Hutan Kawasan Produksi Terbatas (HPT) Kalam Ampaian Bonang Yang terletak di Desa Lubuk Napal, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu.

"Adanya dugaan memanipulasi SKGR sebagai alas hak untuk menguasai kawasan HPT Kalam Ampaian Bonang dengan mencatut beberapa nomor SKGR. Pencatutan nama dan pemalsuan tanda tangan dalam pembuatan SKGK sesuai dengan pernyataan masyarakat setempat dan pernyataan kepala desa," tuturnya.

Tidak hanya itu, massa aksi juga menduga ada yang menggunakan koperasi fiktif dalam pengelolaan Hutan Kawasan Terbatas (HPT) Kalam Ampaian Bonang dengan nama koperasi Produsen Karya Surau Gading.

"Adanya dugaan pengamplangan pajak negara di atas tanah kawasan dengan penghasilan kebun sawit seluas 4.311 hektare selama 16 tahun yang menyebabkan kerugian negara," tutupnya.

Sementara itu, Kasipenkum dan Humas, Bambang Heri Purwanto meminta perwakilan untuk membuat pernyataan dan laporan di PTSP Kejati Riau.

"Pernyataan sikap dan tuntutan masyarakat Rohul kami dengarkan. Silahkan perwakilan membuat atau menyampakan ke PTSP," pungkasnya.***




 
Berita Lainnya :
  • Dispora Pekanbaru Siapkan Bonus untuk Atlet Berprestasi di Porprov Kuansing
  • Program Bankeu RLH Riau di Pekanbaru Masih Tunggu Pencairan Tahap I
  • Oknum Pegawai BRI Tuanku Tambusai Pekanbaru Dipecat
  • Bantu Bawa KLA Utama, FW KLA Pekanbaru Bahas Program Kerja Tahun 2023
  • Anggota DPRD Riau Bersuara, Lebih Baik BLT Dihapus daripada Harga BBM Naik
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Gantikan Wahyu Idris
    T Ardi Dwisasti Jabat Camat Bukit Raya
    2 UIN Suska Terbaik 4 Nasional Versi UniRank 2021, Khairunas: Ini Prestasi Bersama
    3 Bertemu Ketua KNPI Pekanbaru 2011-2014, M Yasir Peroleh Banyak Pelajaran BerKNPI
    4 Camat dan Lurah Pantau PPKM Mikro RW 04 Tangkerang Timur
    5 Satgas Covid 19 Kecamatan Jemput Pasien Terpapar Untuk Isolasi di LPMP
    6 Dilantik Ade Fitra, M Yasir Sah Jabat Ketua PK KNPI Binawidya 2021-2024
    7 OJK Siapkan Aturan Baru Crowd Funding untuk UMKM
    8 HAUL ke-26 Ponpes MM Bandur Picak, Yurnalis Paparkan Keinginan Gubri Cetak Penghafal Qur'an
    9 Mantap ! Naomy Angelica dari Riau Raih Gelar Puteri Pendidikan Indonesia 2020
    10 1 ASN dan 2 Orang Tersngka, Polda Riau Sita 230.400 Batang Rokok Ilegal
     
    Otonomi | Pekanbaru | Rohil | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2020 PT. BBMRiau Indo Pers