www.babadnews.com
Otonomi | Pekanbaru | Rohil | Opini | Indeks
DR Abdul Jamal Sebut Tidak Ada Paksaan Terhadap Siswa Beli LKS
Rabu, 11 Januari 2023 - 18:16:14 WIB
TERKAIT:
   
 

PEKANBARU (BABADNEWS)- Tidak ada paksaan kepada siswa dalam rangka pembelian Lembar Kerja Siswa (LKS) saat Tahun Ajaran Baru Semester II.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru DR. Abdul Jamal kepada media ini, Selasa (11/1/2023) di ruang kerjanya Jalan Air Hitam Pekanbaru. Dikatakannya, ada aturan yang menyatakan sekolah tidak dibenarkan lagi untuk menyiapkan LKS di sekolah. " Tak ada paksaan kepada siswa untuk membeli LKS. Kami Disdik Pekanbaru menjamin soal itu. Kalau ada siswa yang tidak boleh mengikuti pelajaran karena tak mampu membeli, segera laporkan ke kami," katanya. Tentang persoalan itu, Jamal mengatakan, sudah menghidangkan imbauan dan mengatur bagaimana persoalan LKS itu tidak menjadi polemik. " LKS tidak boleh dijual di sekolah. Kalau memang ada di luaran itu ada oknum yang bermain. Sekali lagi saya tekankan kepada pihak sekolah, jangan paksa siswa untuk membeli LKS itu. Bagi siswa yang tidak mampu bisa bekerja sama dengan teman sebangkunya," kata mantan Kepala Disnaker Pekanbaru ini. Ia, juga menyarankan kepada pihak sekolah untuk membantu siswa yang tidak mampu membeli LKS kalau memang sangat diperlukan sebagai media pembelajaran. " Tapi perlu diingat oleh masyarakat sekarang dana BOS tidak boleh lagi dipakai untuk membayar LKS karena sudah aturannya. Namun demikian tetap kita minta pihak sekolah jangan sampai ada unsur paksaan. Kita imbau masyaraat kalau memang memberatkan jangan ikuti dan Disdik akan menjaminnya. Cara kerja LKS itu kan lebih banyak di rumah, ya berkelompok saja bagi yang tidak mampu," tegas Jamal. Jamal menyebut, jika orang tua keberatan, maka bisa saja untuk menolak membeli LKS, meski cukup membantu untuk pembelajaran siswa di sekolah. "Satu sisi LKS memang dibutuhkan media pembelajaran, tetapi kalau menjadi persoalan makanya kita minta ini harus dibicarakan dengan komite, kalau tidak disanggupi ini kegiatannya tidak usah dilakukan," tegasnya. Bahkan kata Jamal, kalau memang LKS itu terus menjadi persoalan yang muncul di setiap tahun ajaran baru, maka Disdik akan melarangnya. "Ke depan kalau memang LKS ini menjadi persoalan terus menerus, kita akan kaji dan kita larang saja di adakan," tutupnya.(dan)



 
Berita Lainnya :
  • Warga di Negara Ini Paling Suka Pamer Kekayaan
  • KPID Riau Desak KPI Pusat Berikan Teguran Tayangan Viral Fajar Sad Boy
  • Meriahkan HPN 2023, Gubernur Sumut Siap Sukseskan Ekspedisi Geopark Kaldera Toba
  • Main Lato-Lato Viral, Dewan Sebut Dapat Kurangi Gadget dan Ada Plus Minusnya
  • Ini Jadwal Penghapusan dan Keringanan Denda Pajak di Riau Berlaku 1 Februari 2023
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Gantikan Wahyu Idris
    T Ardi Dwisasti Jabat Camat Bukit Raya
    2 UIN Suska Terbaik 4 Nasional Versi UniRank 2021, Khairunas: Ini Prestasi Bersama
    3 Camat dan Lurah Pantau PPKM Mikro RW 04 Tangkerang Timur
    4 Bertemu Ketua KNPI Pekanbaru 2011-2014, M Yasir Peroleh Banyak Pelajaran BerKNPI
    5 Dilantik Ade Fitra, M Yasir Sah Jabat Ketua PK KNPI Binawidya 2021-2024
    6 Satgas Covid 19 Kecamatan Jemput Pasien Terpapar Untuk Isolasi di LPMP
    7 Pertama Di Indonesia
    Mal Vaksinasi Mulai Beroperasi di Jalan Melur, Sehari Sediakan 500-600 Dosis Vaksin
    8 OJK Siapkan Aturan Baru Crowd Funding untuk UMKM
    9 HAUL ke-26 Ponpes MM Bandur Picak, Yurnalis Paparkan Keinginan Gubri Cetak Penghafal Qur'an
    10 Mantap ! Naomy Angelica dari Riau Raih Gelar Puteri Pendidikan Indonesia 2020
     
    Otonomi | Pekanbaru | Rohil | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2020-2022 PT. BBMRiau Indo Pers