www.babadnews.com
Otonomi | Pekanbaru | Rohil | Opini | Indeks
Main Lato-Lato Viral, Dewan Sebut Dapat Kurangi Gadget dan Ada Plus Minusnya
Rabu, 18 Januari 2023 - 18:30:34 WIB
Ilustrasi
TERKAIT:
   
 

PEKANBARU (BABDNEWS) - Permainan lato - lato belakangan ini sangat viral bahkan juga merambah hingga ke Pekanbaru.

Saat ini, permainan ini menjadi permainan favorit bagi anak - anak Pekanbaru, khususnya di tingkat SD dan SMP.

Anggota Komisi III DPRD Pekanbaru, Hamdani mengatakan, bahwa ada plus minusnya permainan tersebut dimainkan anak - anak. Terutama nilai plusnya adalah untuk menghindari dan mengurangi anak - anak bermain gadget.

Hamdani mengatakan, tak dipungkiri bahwa kecanduan gadget bagi anak - anak sudah mengkhawarirkan saat ini. Dengan permainan lato - lato tersebut, setidaknya membuat anak - anak kembali ke permainan tradisional, bukan hanya di layar gadget saja.

"Lato - lato itu bagus untuk mengurangi anak anak bermain HP ya, dan mengenalkan anak-anak untuk bermain permainan tradisional," kata Hamdani, Rabu (18/1/2023) dilansir cakaplah.com.

Namun demikian, politisi PKS itu juga mengingatkan kepada anak-anak untuk berhati-hati dalam memainkannya.

"Kemudian kita juga mendukung larangan bermain lato - lato di sekolah seperti arahan dari Disdik. Lato - lato itu bagus, tapi jangan dimainkan di sekolah. Karena di sekolah harus tetap fokus pada pelajaran," tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru melarang anak-anak untuk bermain lato-lato di sekolah. Namun larangan ini masih berbentuk lisan, tidak sampai mengeluarkan Surat Edaran (SE).

"Dimana ada pertemuan, saya sudah menyampaikan kepada kepala sekolah untuk melarang siswa-siswa bermain lato-lato di sekolah. Kalau SE memang tak ada, namun larangan sudah kita sampaikan," ujar Kepala Disdik Pekanbaru Abdul Jamal.

Ia mengatakan sekolah bukanlah tempat bermain namun tempat belajar. Apalagi bermain lato-lato ini bisa mengganggu proses belajar mengajar karena suaranya yang juga bising.

"Sudah kita sampaikan juga bahwa memang permainan ini juga kan berbahaya. Guru-guru pasti juga sudah menyampaikan hal ini kepada siswa-siswanya. Kita tak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ucapnya.

Lanjut Jamal, tak hanya kepada pihak sekolah saja, namun dirinya mengingatkan kepada orang tua untuk juga mengawasi permainan ini. Karena anak-anak banyak bermain di rumah juga.

"Kita juga butuh perhatian dari orang tua, kalau memang ini membahayakan orang tua tolong ingatkan anaknya. Tapi yang jelas kalau kita jaminannya di sekolah kalau jam belajar tak boleh bermain. Jangankan main lato-lato, bermain lainnya juga tak boleh kalau waktunya belajar," ucapnya.

Namun meski demikian diakui Jamal, permainan ini membuat anak-anak kembali berinteraksi lagi dengan temannya. Padahal, anak-anak sebelumnya sangat terfokus pada gadget.

"Karena selama ini kita tengok anak-anak kita ini sibuk dengan gadget aja, android, game. Jadi ada juga segi positifnya, saya lihat di mana-mana, pekarangan rumah, itu sudah mulai keluar anak itu bermain. Jadi berinteraksi lah dengan teman-temannya," tukasnya.(***)




 
Berita Lainnya :
  • Warga di Negara Ini Paling Suka Pamer Kekayaan
  • KPID Riau Desak KPI Pusat Berikan Teguran Tayangan Viral Fajar Sad Boy
  • Meriahkan HPN 2023, Gubernur Sumut Siap Sukseskan Ekspedisi Geopark Kaldera Toba
  • Main Lato-Lato Viral, Dewan Sebut Dapat Kurangi Gadget dan Ada Plus Minusnya
  • Ini Jadwal Penghapusan dan Keringanan Denda Pajak di Riau Berlaku 1 Februari 2023
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Gantikan Wahyu Idris
    T Ardi Dwisasti Jabat Camat Bukit Raya
    2 UIN Suska Terbaik 4 Nasional Versi UniRank 2021, Khairunas: Ini Prestasi Bersama
    3 Camat dan Lurah Pantau PPKM Mikro RW 04 Tangkerang Timur
    4 Bertemu Ketua KNPI Pekanbaru 2011-2014, M Yasir Peroleh Banyak Pelajaran BerKNPI
    5 Dilantik Ade Fitra, M Yasir Sah Jabat Ketua PK KNPI Binawidya 2021-2024
    6 Satgas Covid 19 Kecamatan Jemput Pasien Terpapar Untuk Isolasi di LPMP
    7 Pertama Di Indonesia
    Mal Vaksinasi Mulai Beroperasi di Jalan Melur, Sehari Sediakan 500-600 Dosis Vaksin
    8 OJK Siapkan Aturan Baru Crowd Funding untuk UMKM
    9 HAUL ke-26 Ponpes MM Bandur Picak, Yurnalis Paparkan Keinginan Gubri Cetak Penghafal Qur'an
    10 Mantap ! Naomy Angelica dari Riau Raih Gelar Puteri Pendidikan Indonesia 2020
     
    Otonomi | Pekanbaru | Rohil | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2020-2022 PT. BBMRiau Indo Pers